17 Titik Perbatasan di Kota Surabaya Disiagakan TNI dan Polri, Sebanyak 411 Petugas Gabungan akan Dikerahkan

- 5 Mei 2021, 08:44 WIB
Foto: Petugas yang melakukan screening di Malang, Jawa Timur
Foto: Petugas yang melakukan screening di Malang, Jawa Timur /Rianti S/ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

KABAR BESUKIĀ - Untuk antisipasi lonjakan pemudik menjelang Lebaran 2021, sekitar 411 petugas gabungan dari Pemerintah Kota Surabaya bersama TNI dan Polri akan melakukan penyiagaan di 17 titik perbatasan kota.

Pemberlakuan larangan mudik akan berlangsung mulai 6-17 Mei 2021. Larangan mudik dilakukan kembali untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 dan sebagai antisipasi agar Indonesia tidak mengalami hal yang sama seperti India.

Irvan Wahyudrajad selaki Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengeatakan penyekatan ini akan menjadi sinergi antara pemkot Surabaya, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan TNI.

Baca Juga: Sosok Wanita Ini Muncul dan Dikabarkan Dekat dengan Kaesang Pangarep Usai Bersama Nadya Arifta, Siapa Itu?

"Kita ada penyekatan di 17 titik, dan termasuk pengetatan di terminal-terminal tipa A kita, baik Purabaya maupun Tambak Osowilangun (TOW). Sehingga diharapkan tidak ada pelaku mudik. Jadi masyarakat kita kita akan screening," kata Irvan, seperti dilansir dari Antara.

Screening akan dilakukan bagi kendaraan yang bukan plat L atau kendaraan luar Kota Surabaya, baik keluar maupun masuk ke Kota Surabaya.

Warga yang bukan penduduk KTP Surabaya juga akan di screening, terutama bagi mereka tidak memiliki kepentingan atau tidak bekerja dan ada kepentingan darurat di Surabaya.

17 titik penyekatan di Kota Surabaya diantaranya di Terminal Benowo, TOW, Exit Tol Masjid Al Akbar, Depan PMK Sier, Eks Pasar Karang Pilang, dan Exit Tol Satelit.

Baca Juga: Jangan Bandel, Ini Risiko yang Mungkin Akan Terjadi Jika Anda Tetap Nekat Mudik di Tengah Pandemi

Halaman:

Editor: Yayang Hardita

Sumber: Antaranews.com


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X