Rocky Gerung Sebut Gerakan 'Bubarkan MUI' Merupakan Pesanan dan Desain yang Dirancang Sistematis

- 5 Desember 2021, 09:54 WIB
Rocky Gerung Sebut Gerakan 'Bubarkan MUI' Merupakan Pesanan dan Desain yang Dirancang Sistematis.
Rocky Gerung Sebut Gerakan 'Bubarkan MUI' Merupakan Pesanan dan Desain yang Dirancang Sistematis. /Tangkap Layar YouTube.com/Refly Harun

KABAR BESUKI - Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung menyebut gerakan 'Bubarkan MUI' merupakan pesanan dan desain yang dirancang sistematis.

Rocky Gerung mempertanyakan munculnya gerakan 'Bubarkan MUI' yang disebut sebagai langkah untuk memberantas terorisme di Indonesia.

Rocky Gerung menyayangkan adanya gerakan 'Bubarkan MUI' dari pihak-pihak yang dianggap mendengungkan isu terorisme tanpa adanya dasar yang kuat.

Mantan pengajar di Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan bahwa definisi terorisme hanya berlaku untuk peristiwa yang bersifat global sesuai dengan kesepakatan internasional.

"Kan terorisme itu adalah official terminology yang dipakai di dalam bahasa global. Nggak ada terorisme yang sifatnya lokal, terorisme selalu didefinisikan sebagai kepentingan global. Karena itu kesepakatan-kesepakatan internasional-lah yang mendefinisikan apa itu terorisme," kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip Kabar Besuki dari kanal YouTube Refly Harun pada Minggu, 5 Desember 2021.

Baca Juga: Romo Benny Dituding Ikut Campur Urusan MUI, Rocky Gerung: Harusnya BPIP yang Dibubarkan

Rocky Gerung juga mempertanyakan logika pihak-pihak yang mengaitkan isu terorisme dengan beredarnya kotak amal di sejumlah area publik.

Dia menilai, pihak-pihak yang mengaitkan kotak amal dengan isu terorisme diduga merupakan pihak yang sengaja ingin mencari-cari alasan untuk mewujudkan gerakan 'Bubarkan MUI'.

Padahal di sisi lain, dia juga menilai bahwa keluarga dari pelaku terorisme harus diberikan bantuan secara ekonomi untuk menyambung hidupnya, meski pelaku yang merupakan tulang punggung keluarga harus mendekam di penjara atau bahkan meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Rizqi Arie Harnoko

Sumber: YouTube Refly Harun


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x