PBB Sebut Ada Perampasan Lahan Hingga Ancaman Pembela HAM di Balik Proyek Sirkuit Mandalika MotoGP 2022

- 22 Maret 2022, 15:00 WIB
Mengungkap 'Sisi Gelap' Sirkuit Mandalika MotoGP 2022, Ada Dugaan Perampasan Lahan Hingga Pengusiran Paksa
Mengungkap 'Sisi Gelap' Sirkuit Mandalika MotoGP 2022, Ada Dugaan Perampasan Lahan Hingga Pengusiran Paksa /Instagram @zulkieflimansyah

KABAR BESUKI – Mengungkap ada ‘sisi gelap’ di balik proyek megah Sirkuit Mandalika yang dipakai untuk Ajang MotoGP 2022 kemarin.

Banyak warga sekitar yang harus merelakan tanah, rumah, dan tanahnya untuk tata ruang sirkuit yang dibangun pada 2021.

Salah satunya Sibawai, yang sekitar 1,2 hektar lahannya digunakan untuk membangun sirkuit.

Membuat Sibawai kehilangan tanah dan pohon kelapanya.

Sibawai hanya butuh satu hari untuk membangun tempat duduk darurat dan biaya bahannya hampir tidak ada.

Baca Juga: Anwar Usman Akan Segera Menikah dengan Adik Jokowi, Rocky Gerung: Jangan Sampai MK Nanti Berubah

Tetapi dia membutuhkan setidaknya 30 tahun, dan terus bertambah, untuk memperjuangkan tanah tempat platform itu dibangun.

Sibawai mengklaim kepemilikan lahan seluas enam hektar di kawasan Lombok yang telah ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Rumahnya yang sederhana dan lahan pertanian kelapa, jagung, dan singkong yang luas sekarang berada di sebelah dinding Sirkuit Jalan Internasional Mandalika, tempat balapan MotoGP minggu lalu.

Halaman:

Editor: Aliefia Rizky Nanda Herita

Sumber: SCMP


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x