Siapkan Mental dan Fisik, Inilah 6 Olahraga Ekstrem yang Membuat Jantung Tidak Berhenti Berdebar-debar

- 7 April 2021, 21:07 WIB
Foto: Skateboard juga termasuk olahraga ekstrem
Foto: Skateboard juga termasuk olahraga ekstrem /Dicky S/./Instagram/@alex.scigaj

KABAR BESUKI - Olahraga ekstrem adalah istilah populer untuk olahraga tertentu yang dirasakan sebagai kegiatan yang memiliki tingkat bahaya yang tinggi yang melekat. Kegiatan ini sering melibatkan kecepatan, ketinggian, aktivitas fisik tingkat tinggi, dan peralatan yang sangat khusus.

Indonesia adalah surga aktivitas menantang adrenalin. Hal ini disebabkan karena kondisi alam Indonesia yang sangat beragam. 
 
Orang biasanya berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Tapi, ada beberapa orang yang sangat menyukai olahraga ekstrim yang sedikit menantang maut.
 
 
 
Jika kamu mau melakukannya kamu harus memiliki nyali yang sangat besar. Selain menantang maut, resiko kamu untuk cedera pun sangat besar. 
 
Laut, gunung, tebing terjal, ombak tinggi, hingga sungai yang curam, membuat Indonesia menjadi negara tujuan bagi pencari sensasi.
 
Tinggal pilih, mana yang paling mengusik rasa keingintahuan Anda.
 
1. Parkour
 
Pada dasarnya olahraga parkour merupakan aktivitas yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat dan efisien. Jadi, dalam olahraga ini kamu harus bisa bergerak cepat dan menampilkan seni gerak tubuh yang menggunakan prinsip kemampuan badan manusia.
 
Olahraga ini memiliki resiko yang sangat tinggi karena bisa beresiko kematian, terutama jika dilakukan diatas gedung-gedung bertingkat dan kurang berhati-hati dalam melakukan gerakan.
 
2. Rock Climbing
 
Kalau wall climbing menurutmu belum cukup ekstrim, berarti kamu harus coba rock climbing atau panjat tebing. Olahraga ini memang ditunjukkan bagi kamu yang gak takut akan ketinggian.
 
Sebelum memulai pun kamu harus memastikan bahwa peralatan memanjat sudah lengkap dan tidak bermasalah. Yang membuatnya sulit adalah medan dan pijakannya yang tidak bisa ditebak.
 
 
3. Bungee Jumping
 
Masih seputar olahraga menantang ketinggian, bungee jumping merupakan olahraga terjun bebas dari ketinggian. Olahraga ini biasanya dilakukan di atas jembatan yang tinggi dengan kondisi kakimu terikat pada tali yang elastis.
 
Memanfaatkan momentum saat terjun bebas, lalu berkat tali yang elastis kamu akan terpental kembali ke atas. Sensasi menegangkan inilah yang membuat orang ketagihan untuk mencoba kembali olahraga ini.
 
4. Skateboarding
 
Melihat orang berseluncuran dengan papan kayu di jalan mungkin kelihatannya sederhana, namun risiko yang dibawa oleh para skater ini cukup besar lho. Mereka berlatih setiap saat untuk bisa melakukan trik-trik yang sulit.
 
Tentunya terjatuh ke aspal hingga patah tulang adalah risiko yang harus mereka tanggung. Tony Hawk sendiri, seorang pro skater sudah sering merasakan hal ini. Namun, sensasi bisa melakukan satu trik baru tentu gak tertandingi buat mereka.
 
5. Rafting
 
Buat kamu yang suka olahraga air tapi butuh yang sedikit ekstrim, mungkin kamu bisa mencoba olahraga ini. Rafting sendiri sangat mengandalkan kemampuan bekerja sama untuk menavigasi perahu di arus sungai yang deras.
 
Di Indonesia sendiri, spot untuk rafting tersedia cukup banyak seperti di Sungai Telaga dan Ayung di Bali atau Sungai Citarik, Jawa Barat.
 
6. Gliding
 
Variasi dari olahraga ekstrem di udara dengan bantuan alat khusus agar penggunanya bisa bergerak bebas di udara adalah hang gliding dan gliding. Bila gliding dilakukan menggunakan pesawat tak bermesin yang dikenal sebagai glider atau pesawat layar, maka hang gliding dilakukan dengan pesawat yang lebih sederhana, yang kadangkala hanya terdiri dari sayap kain berangka metal.
 
 
 
Peringatan bagi yang ini melakukan olaharaga ekstrem:

1. Pertimbangkan risiko
 
Dalam memilih kegiatan yang akan dilakukan, pertimbangkan juga risiko yang bisa menimpa Anda saat melakukan olahraga ekstrem tersebut. Ingat orang-orang tercinta yang menunggu Anda di rumah.

2. Periksa kesehatan terlebih dahulu

 
Pastikan Anda mengunjungi dokter untuk mengetahui kesiapan fisik Anda dalam melakukan olahraga ekstrem yang akan dilakukan. Bila memang fisik Anda tidak siap, ada baiknya untuk menunda rencana tersebut.

3. Pilih waktu yang tepat
 
Rencanakan dengan teliti waktu yang tepat untuk melakukan olahraga ekstrem. Saat kantor sering lembur atau banyak pekerjaan yang menumpuk tentu bukan waktu yang ideal.***
 

Editor: Yayang Hardita

Sumber: YouTube


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X