Polresta Banyuwangi Kembali Temukan Uang Palsu Senilai Rp1,7 Triliun Mulai Euro hingga Renmin Yinhang

- 1 Maret 2021, 14:38 WIB
Baang Bukti Uang Euro dan Renmin Yinhang
Baang Bukti Uang Euro dan Renmin Yinhang /Aditama/KabarBesuki.com

KABAR BESUKI - Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan sebanyak sepuluh tersangka yang terlibat dalam peredaran uang palsu pada pekan lalu senilai Rp. 2,8 Triliun.

Dari hasil pengembangan polisi, kali ini penyidik Kepolisian Polresta Banyuwangi kembali membongkar komplotan pengedar mata uang asing palsu di Banyuwangi kembali menemukan barang bukti (BB) uang asing yang diduga palsu lainnya senilai Rp1,7 triliun.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, "Jadi sementara ini ada tambahan 1,7 Triliun. Total BB semuanya ada 4,5 Triliun," ungkapnya saat konferensi pers di Mapoloresta Banyuwangi, Senin 1 Maret 2021.

Baca Juga: Anda Penggemar Cokelat? Mari Berkunjung ke Desa Cokelat, Tabanan Bali

Arman menjelaskan, BB ini berupa 100 lembar uang pecahan mata uang 1 juta UERO. Dan 100 lembar mata uang Renmin Yinhang. "Uang UERO berlaku pada tahun 1999 sampai 2000 di 15 Negara. Sekaran Jadi ini menjadi koleksi dari hasil pengembangan," kata Arman.

Kepolisian Polresta Banyuwangi kembali membongkar komplotan pengedar mata uang asing palsu di Banyuwangi kembali menemukan barang bukti (BB) uang asing yang diduga palsu lainnya senilai Rp1,7 triliun.
Kepolisian Polresta Banyuwangi kembali membongkar komplotan pengedar mata uang asing palsu di Banyuwangi kembali menemukan barang bukti (BB) uang asing yang diduga palsu lainnya senilai Rp1,7 triliun. KabarBesuki.com

Hingga kini, Polisi masih terus menyelidiki kasus uang asing yang diduga palsu ini. Bahkan, pihaknya masih mengecek BB ini kepada Konsul Jendral China.

Baca Juga: Penghargaan Film Golden Globe Awards ke-78 yang Bertabur Bintang, Simak Para Pemenangnya Disini!!

Sekedar diketahui, sebelumnya Polisi telah mengamankan BB uang asing palsu senilai Rp. 2,8 Triliun jika di rupiahkan, dan sepuluh tersangka. Dia sudah melancarkan aksinya di sejumlah wilayah Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Halaman:

Editor: Surya Eka Aditama


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X