Ganjar Pranowo Bantah Ada Penyiksaan Warga Wadas yang Ditangkap Polisi: Mereka Malah Ketawa-ketawa

- 10 Februari 2022, 10:10 WIB
ganjar pranowo bantah ada tindakan kekerasan aparat kepada warga Wadas/
ganjar pranowo bantah ada tindakan kekerasan aparat kepada warga Wadas/ /Dok. Humas Pemprov Jateng/

KABAR BESUKI - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membantah tegas adanya tindakan kekerasan dari aparat kepolisian terhadap sejumlah warga Wadas yang sempat diamankan terkait insiden kericuhan di desa Wadas, Purworejo.

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa tidak ada tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap warga Wadas.

Ia bahkan mengklaim bahwa warga Wadas yang ditangkap polisi justru terlihat senang dan malah ketawa-ketawa.

Baca Juga: Jokowi Disalahkan Soal Indisen di Wadas, Moeldoko ‘Pasang Badan’: Semuanya Perlu Dilihat Secara Jernih

“Saya mau tunjukin aja yang tadi ditangkap, kemudian kena pukul, ada orang marah, ceritanya serem, itu yang diamankan malah main billiard lo, ketawa-ketawa lo,” kata Ganjar Pranowo seperti dikutip Kabar Besuki dari Youtube tvOneNews_ pada 10 Februari 2022.

“Maksud saya agar kemudian kita tidak berbicara ini soalnya ini semuanya soalnya tegang, setau saya pas pulang naik bus, mereka (warga yang ditangkap) sudah tertawa dan malah diberikan bingkisan,” tambahnya.

Ganjar Pranowo menyebut bahwa situasi sebenarnya yang terjadi di Wadas sudah sangat kondusif dan aman.

Ia bahkan mengatakan bahwa kondisi di Wadas tidak se-mencekam seperti yang ramai diberitakan di media sosial.

Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Ganjar Pranowo Terlalu Sibuk Jadi Presiden Sampai Tak Paham Etika Lingkungan Soal Wadas

“Cerita ini penting untuk saya sampaikan agar suasananya tidak semengerikan yang diceritakan karena visual yang muncul yang serem-serem,” terangnya.

Lebih lanjut, kader partai PDI Perjuangan itu juga mengatakan bahwa proses pengukuran lahan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Tengah bersama aparat gabungan sudah sesuai prosedur.

Ia juga menegaskan bahwa proses pengukuran lahan dan pembangunan Bendungan Bener di Wadas dilakukan sesuai aturan hukum yang ada.

Baca Juga: Benarkah Flexing Adalah Metode Guna Menipu Orang? Ini Kata Prof Rhenald Kasali

“Kami melakukan tindakan-tindakan ini berdasarkan aturan,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, terjadi insiden kericuhan antara aparat kepolisian dan warga Desa Wadas saat proses pengukuran tanah untuk pembangunan Bendungan Bener.

Sebanyak 60 warga bahkan sampai diamankan oleh pihak kepolisian ke Polres Purworejo atas insiden tersebut.

Namun saat ini, seluruh warga yang sempat diamankan oleh pihak kepolisian sudah dibebaskan dan dipulangkan ke rumah masing-masing.***

Editor: Yayang Hardita

Sumber: YouTube tvOne News


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah