Peserta UTBK SBMPTN di Universitas Jember Tidak diwajibkan Bawa Hasil Tes Covid-19

- 10 April 2021, 17:00 WIB
Logo Universitaw Jember
Logo Universitaw Jember /Aini/laman resmi unej.ac.id

KABAR BESUKI - Universitas Jember (Unej) tidak mewajibkan membawa hasil tes cepat COVID-19 bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 yang diselenggarakan dua gelombang pada pertengahan April hingga Mei 2021.

"Sesuai hasil pertemuan kami dengan Tim Satgas COVID-19 Pemkab Jember dan Pemkab Bondowoso, peserta cukup membawa surat keterangan dari RT dan RW yang menyatakan kondisi status daerahnya, apakah masuk zona merah, kuning atau hijau," kata Ketua Pusat UTBK Unej Prof Slamin di Jember, yang dilansir dari Antara, Sabtu, 10 April 2021.

Hal tersebut berbeda dengan pelaksanaan UTBK SBMPTN tahun 2020 yang mewajibkan peserta memiliki hasil tes cepat COVID-19 saat mengikuti ujian di kampus Unej.

Baca Juga: Dirut BPJS Ingatkan Rumah Sakit tak Bedakan Pasien JKN, Ali Ghufron: Tetap Diberikan Pelayanan yang Baik

Baca Juga: Guna Dorong Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Kukuhkan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Baca Juga: Gempa M 6,7 Guncang Daerah Malang dan Sekitar Jatim, Warganet Saling Bertukar Kabar

Kendati demikian, lanjut dia, semua peserta UTBK SBMPTN 2021 di Kampus Unej wajib mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Dalam hal ini sesuai arahan dari Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Pemkab Jember dan Pemkab Bondowoso, serta Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Penanggulangan COVID-19 (TTDKBC) Universitas Jember.

"Protokol kesehatan yang wajib dilakukan, antara lain selalu memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi keramaian, serta membawa perlindungan pribadi menghadapi COVID-19," tutur Prof Slamin.

Panitia juga sudah menyebarluaskan tata cara mengikuti UTBK SBMPTN 2021 melalui laman dan media sosial resmi Universitas Jember, sehingga diharapkan dipahami sebaik-baiknya oleh para peserta.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Unej itu menjelaskan peserta UTBK sebaiknya menjaga benar kesehatannya, selain giat belajar karena akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di pintu masuk kampus dan apabila dalam kondisi sakit atau suhu tubuhnya melebihi 37,3 celcius, akan ditolak masuk oleh panitia.

Baca Juga: Update Daftar Harga Logam Mulia Emas Mulai Turun 4000 pada Hari Sabtu, 10 April 2021

Baca Juga: Jelang Larangan Mudik Lebaran 2021, Kapolda Jawa Timur Tinjau Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi

"Mohon peserta UTBK SBMPTN Unej benar-benar menjaga kesehatan selain belajar, sebab UTBK kali ini digelar di bulan Ramadhan," ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada peserta untuk hadir di lokasi UTBK satu jam sebelum jam ujian mulai agar memudahkan panitia dalam melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan peserta yang menjadi bagian dari protokol kesehatan.

Sementara itu, Wakil Koordinator Kehumasan Unej, Rokhmad Hidayanto mengimbau peserta UTBK SBMPTN di Pusat UTBK Unej melihat lokasi UTBK melalui denah yang diunggah di laman dan media sosial resmi Universitas Jember.

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Berhasil Bongkar Pelaku Peredaran Senpi Ilegal, Empat Tersangka Diringkus

Baca Juga: Nasib Naas, Kecelakaan Libatkan Tiga Kendaraan Membuat Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

"Tidak perlu datang ke kampus, nanti saat hari pelaksanaan UTBK pun kami menyiapkan petugas yang akan membantu peserta mencari lokasi UTBK. Bagi pengantar harus meninggalkan lokasi sebab tidak boleh menunggu di lingkungan kampus," ujarnya.***

Editor: Yayang Hardita

Sumber: Antaranews.com


Tags

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x