Bupati Arifin Umumkan 2 Warganya Positif Covid19 dan 1 Sembuh

- 2 Juni 2020, 08:42 WIB
Bupati Trenggalek M. Nur Arifin
Bupati Trenggalek M. Nur Arifin /

KABAR BESUKI - Bersamaan Hari Lahir Pancasila ke-75. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin di Gedung Smart Center, mengumumkan tambahan 2 warganya terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona dan 1 orang negatif atau sembuh.

Rilis didampingi tiga Pilar, Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Inv. Dodik Novianto, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring.

2 Pasien yang dinyatakan positif, kesemuanya berasal dari Kecamatan Dongko yang selanjutnya disebut pasien 10 dan 11.

“Pasien 10 berjenis kelamin laki-laki (45 tahun) warga desa Sumberbening, bekerja jadi tukang bangunan di Surabaya. Sedangkan pasien 11 berjenis kelamin perempuan usia 35 tahun asal Desa Salamwates yang awalnya bekerja sebagai Asisten rumah tangga didaerah Wiyung Surabaya,” tegas Arifin.

Baca Juga: Kapolresta Banyuwangi, Penting Ada Kampung Tangguh di Masa COVID-19

Sedangkan yang sembuh, setelah hasil Swab Test kedua dinyatakan negatif, pasien 05 seorang perempuan yang tinggal di Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan.

Di Trenggalek, ada 5 pasein yang sudah dinyatakan sembuh dan menyisakan 6 pasien yang masih positif. Yakni pasien 06 dan 07 dari Desa Karang Anom, Kecamatan Durenan, Pasien 08 dari Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek, Pasien 09 dari Desa Ngulung Kulon, Kecamatan Munjungan, dan tambah nomor 10 dan 11.

Tracing eratnya, dengan Pasien 10, ada 13 orang. Terus anak Pasien 10 yang tidak serumah, tetangga 5 orang, teman kerja 2 orang. Teman dalam travel 1 orang. Hasil rapid test semua kontak erat Non Reaktif.

“Kecuali anak saudara Pasien 10 yang belum dilakukan rapid test karena usianya masih 11 bulan,” beber Arifin.

Sedangkan kontak erat untuk pasien 11, yang serumah ada 3 orang. Teman seperjalanan 5 orang dan sudah dilakukan Rapid Test (27/5) dan hasilnya reaktif. Kemudian tanggal (29/5) dilakukan Swab Test, hasilnya negatif.

Kontak erat lain saudara yang berdomisili di Ponorogo dan sudah kembali ke Surabaya, Saudara W dari Desa Ngerdani yang masih di lacak keberadaannya.

Baca Juga: Pasien COVID-19 Kota Kediri Kluster Pabrik Rokok Tulungagung Meninggal

Dilingkungannya sendiri juga ada 3 orang belum dilakukan Rapid Test, saudara Pasien 11 S, A penjual Lele dan petugas Checkpoint Salamwates yang sempat ditemui saat melapor.

Dari kejadian Pasien 11 ini dimungkinkan besar masih ada kasus baru, karena banyak aktivitas yang dilakukan oleh Pasien 11.

Dari tambahan 2 pasien baru ini, Pemerintah mengambil langkah penanganan, mengisolasi Pasien 10 dan Pasien 11 di Asrama BKD Trenggalek sekaligus dipantau perkembangan penyakitnya.

Menerapkan isolasi di rumah bagi OTG kedua pasien, serta melakukan tracing terhadap kontak erat dengan 2 pasien positif baru.

Pemerintah akan menerapkan kawasan displin physical distancing dilokasi sekitar titik isolasi mandiri OTG dan menunjuk Camat Dongko sebagai penghubung khusus, guna memantau kesehatan dan kebutuhan OTG pasien 10 dan 11.

2 pasien baru ini merupakan pengembangan pasien 08 dan 09, dan ternyata ada yang terkonfirmasi positif baru.

Dengan kejadian itu Bupati Trenggalek meminta masyarakat untuk tetap menunda mudik, serta meminta petugas di semua Checkpoint ataupun satgas desa untuk melakukan pengetatan lebih, sehingga kejadian seperti yang terjadi pada Pasien 11 tidak terjadi lagi di Trenggalek.

Dalam Pers Rilisnya Bupati Aripin juga menegaskan bawasannya belum ada penyebaran virus melalui transmisi lokal, semua berasal dari luar.***

Editor: Choiri Kurnianto


Tags

Terkini

x