Sosok Aktivis Sebut Menag Yaqut Kadang Tak Konsisten: Memang Polos, Didapat dari Pergaulan yang Dia Ikuti

- 26 Oktober 2021, 12:10 WIB
Sosok Aktivis Sebut Menag Yaqut Kadang Tak Konsisten: Memang Polos, Didapat dari Pergaulan yang Dia Ikuti
Sosok Aktivis Sebut Menag Yaqut Kadang Tak Konsisten: Memang Polos, Didapat dari Pergaulan yang Dia Ikuti /Instagram.com/@gusyaqut/

KABAR BESUKI – Sosok aktivis Muhammadiyah sebut Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kadang-kadang beberapa kali tak konsisten dengan ucapannya.

Bahkan ia mengatakan bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merupakan orang yang polos.

Mustofa Nahrawardaya pun mengomentari komentar Menteri Agama Gus Yaqut yang menilai Kementerian Agama merupakan hadiah yang diberikan negara kepada NU atas jasa-jasanya.

Baca Juga: Yusril Ihza Kritik Pedas Klaim Yaqut Soal Kemenag Hadiah untuk NU: Omongan Tidak Berguna, hanya Bikin Gaduh

Mustofa Nahrawardaya juga menyebutkan bahwa sebenarnya jika dicermati, Gus Yaqut memang tidak bersalah saat membuat pernyataan.

Aktivis Muhammadiyah tersebut menilai Yaqut Cholil Qoumas tidak menghina pihak lain, atau sengaja.

“Kemungkinan besar dia polos, bukan sengaja. Saya pikir memang yang dia ketahui dari komunitas yang dia ikuti. Jadi saya yakin itu didapat dari pergaulan yang dia ikuti,” tutur Mustofa Nahrawardaya.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Wajibkan Tes PCR di Semua Transportasi, Ferdinand Hutahaean: Kebijakan ‘Memperkaya’ Pebisnis

Dilansir Kabar Besuki dari YouTube Realita TV, namun, Mustofa Nahrawardaya membantah pernyataan Yaqut Cholil Qoumas itu bercanda.

Karena menrurut Mustofa Nahrawardaya, saat menyampaikan pernyataan tersebut Menteri Agama Yaqut ekspresinya Nampak serius tidak bercanda.

Selain itu, menurut Mustofa Nahrawardaya, ia menjadi tertarik dengan beberapa pernyataan penting setelah ucapan Yaqut Cholil Qoumas disorot publik.

Baca Juga: Fadli Zon Desak Pemerintah Buka-bukaan Soal Harga Dasar PCR: Jangan Jadikan Pandemi Ini Bisnis

Yang pertama datang dari Sekjen PBNU Helmy Faishal. Ia mengatakan, yang berasal dari organisasi yang sama dengan Yaqut Cholil Qoumas, menilai ungkapan itu tidak pantas dan tidak pantas untuk seorang menteri.

Mustofa Nahrawardaya kemudian menyebutkan bahwa publik kini tahu bahwa pimpinan Muhammadiyah yang lebih banyak berperan di Kementerian Agama ketimbang NU.

Karena setelah Yaqut Cholil Qoumas membuat pernyataan ini, banyak pihak kemudian mencari kisah sebenarnya tentang asal mula berdirinya Kementerian Agama.***

Editor: Aliefia Rizky Nanda Herita

Sumber: YouTube Realita TV


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x